Minyak Kelapa Murni atau VCO untuk Kanker

Hasil Studi: Asam Laurat dari Minyak Kelapa Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker Tanpa Mempengaruhi Sel Sehat

Sebuah studi yang diterbitkan September 2017 oleh para peneliti dari Departemen Farmasi, Ilmu Kesehatan dan Nutrisi, di Universitas Calabria di Rende, Italia, dan dari Departemen Ilmu Kesehatan di Universitas Magna Graecia di Catanzaro, Italia, mengamati anti-aktivitas kanker dari asam laurat, yaitu asam lemak utama yang ditemukan dalam minyak kelapa.

Sementara minyak kelapa terus difitnah di Amerika Serikat oleh orang-orang yang memiliki hubungan dekat dengan industri farmasi, penelitian di luar Amerika terus menunjukkan betapa sehatnya minyak kelapa, menghilangkan mitos umum lemak jenuh-lemak-buruk yang masih dipromosikan di Amerika Serikat.

Judul penelitian ini adalah: “Pensinyalan teraktivasi asam laurat memicu apoptosis dalam sel kanker”, dan diterbitkan dalam jurnal Cell Death Recovery dan NCBI.

Studi ini melihat efek asam laurat terhadap kanker payudara dan kanker usus besar:

Asam laurat asam lemak jenuh rantai menengah telah dikaitkan dengan manfaat kesehatan tertentu dari mengkonsumsi minyak kelapa, termasuk peningkatan kualitas hidup pada pasien kanker payudara selama kemoterapi.

Karena menyangkut potensinya untuk menghambat pertumbuhan tumor, asam laurat terbukti menimbulkan efek penghambatan hanya dalam sel kanker usus besar (red: tidak ke sel sehat). Di sini, kami memberikan wawasan baru mengenai mekanisme molekuler di mana asam laurat memicu efek antiproliferatif dan pro-apoptosis pada sel kanker payudara dan endometrium.

Selama ini, minyak kelapa adalah sumber asam laurat alami yang terbanyak, yaitu terdiri dari hampir 50% asam lemak dalam minyak kelapa. ASI manusia berada di urutan kedua dengan kadar asam laurat sekitar 6%.

Mungkin pengamatan paling signifikan yang didokumentasikan dalam penelitian ini adalah kemampuan asam laurat untuk menargetkan sel kanker saja, tanpa mematikan sel sehat, tidak seperti kebanyakan obat kemoterapi.

Namun, untuk mendapatkan hasil positif seperti ini, Anda musti memakai minyak kelapa murni yang asli dan berkualitas, bukannya yang oplosan, tengik dan rendah asam laurat.

Jaman sekarang karena persaingan harga, banyak beredar VCO yang KW terbuat dari minyak kelapa RBD (kena proses kimiawi) atau dioplos dengan minyak kelapa yang dipanaskan.

Jika Anda ragu dengan kualitas VCO di luar sana, Anda bisa memesannya DI SINI.

Referensi:

https://www.nature.com/articles/cddiscovery201763

https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5601385/

Hasil Studi: Minyak Kelapa Bisa Mengurangi Efek Samping Kemo & Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara

Bukti penelitian tentang manfaat kesehatan dari minyak kelapa makin bertambah, terutama di negara-negara penghasil kelapa. Sebuah penelitian yang baru diterbitkan dalam jurnal Lipids in Health and Disease mempelajari wanita Malaysia yang menderita kanker payudara.

Para penulis penelitian secara abstrak menyatakan tujuan studi: “Penyakit dan pengobatannya dapat mengganggu kehidupan wanita serta mempengaruhi semua aspek kehidupan, dan dengan demikian dapat mengubah kualitas hidup wanita. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh minyak kelapa murni (VCO = Virgin Coconut Oil) pada kualitas hidup (QOL = Quality Of Life) dari pasien yang didiagnosis dengan kanker payudara.”

Penelitian ini mengamati 60 wanita dengan kanker payudara stadium III dan stadium IV. Tiga puluh wanita secara acak ditugaskan untuk kelompok kontrol tanpa suplementasi minyak kelapa murni (usia 30-64 tahun), dan 30 lainnya secara acak ditugaskan untuk kelompok yang menerima minyak kelapa murni (usia 31–73 tahun).

Hasilnya:

Ada perbedaan skor rata yang signifikan untuk fungsi dan kualitas hidup (QOL) di antara 2 kelompok. Kelompok yang menerima VCO memiliki skor yang lebih baik untuk gejala termasuk kelelahan, sesak nafas, susah tidur, dan kehilangan nafsu makan dibandingkan dengan kelompok kontrol yang tidak menerima VCO.

Meskipun ada pengurangan fungsi kesenangan seksual selama terapi kemo, kelompok yang diberikan VCO terlihat ada peningkatan skor fungsi payudara, citra tubuh, fungsi seksual, perspektif masa depan, gejala payudara, dan efek samping terapi sistemik. Konsumsi minyak kelapa murni selama kemoterapi membantu meningkatkan status fungsional dan kualitas hidup pasien kanker payudara. Selain itu, mengurangi gejala yang berhubungan dengan efek samping dari kemoterapi.

Perlu dicatat bahwa yang digunakan adalah minyak kelapa murni, bukan minyak kelapa untuk menggoreng. Makin berkualitas minyak kelapanya, makin bagus juga hasilnya dalam mengurangi efek kemoterapi.

Jadi pastikan VCO / minyak kelapa yang Anda pakai benar-benar asli, bukan dari kelapa hibrida, tidak diproses dengan pemanasan, tidak tengik, serta diambil dari buah kelapa berkualitas. Tentu Anda tidak mau main-main dengan kanker bukan?

Jaman sekarang karena persaingan harga, banyak beredar VCO yang KW terbuat dari minyak kelapa RBD (kena proses kimiawi) atau dioplos dengan minyak kelapa yang dipanaskan.

Jika Anda ragu-ragu dengan VCO di luar sana, Anda bisa memesannya DI SINI.

Referensi: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4176590/