700 Pasien Diabetes di AS Gugat Perusahaan Obat

Perusahaan farmasi asal Inggris, GlaxoSmithKline digugat oleh hampir 700 pasien diabetes dari sejumlah negara bagian di AS. Mereka mengaku mengalami gangguan jantung setelah menggunakan Avandia, obat diabetes yang diproduksi oleh perusahan tersebut.

Salah satu pengacara dari firma hukum AnapolSchwartz, Sol Weiss yang mewakili negara bagian Philadelpia mengaku telah mendatarkan 189 gugatan. Dilaporkan, 2 pengacara lain juga telah mengajukan sedikitnya 500 gugatan serupa.

Dikutip dari Reuters, Rabu (12/5/2010), Weiss mengatakan sebagian besar kliennya mengalami serangan jantung, dan sebagian lainnya mengalami gagal jantung kongestif maupun stroke. Meski tak menyebut jumlah pasti, Weiss mengklaim beberapa di antaranya meninggal dunia.

Weiss tidak bersedia mengungkap berapa nilai gugatan yang diajukan. Namun kantor berita Bloomberg mengungkap, Glaxo telah menganggarkan sekitar 60 juta dolar AS untuk menghadapi gugatan tersebut.

Jumlah tersebut dinilai terlalu kecil dibandingkan kewajiban yang mungkin harus ditanggung investor jika Glaxo kalah dalam perkara tersebut. Analis investasi Morgan Stanley meyakini Glaxo saat ini tengah menghadapi risiko senilai 6 miliar dolar AS.

Obat diabetes dengan merek Avandia sebenarnya bukan merupakan produk unggulan dari Glaxo. Penjualannya mengalami penurunan tajam sejak kontroversi tentang efek samping obat tersebut terhadap jantung mencuat pada tahun 2007.

Kekhawatiran akan munculnya klaim atas efek samping tersebut kembali mencuat pada Februari 2010, ketika 2 senator AS mempublikasikan sebuah laporan tentang Avandia. Bulan Juli mendatang, Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) akan menggelar sidang untuk membahas kemungkinan pelarangan produk tersebut.

Sumber: DetikHealth

.

Solusi Alami Sembuhkan Diabetes Tanpa Efek Samping

Yamba, 57 Tahun. Timika

Pada bulan Agustus 2004, ketika sedang bekerja tiba-tiba separuh anggota badan ayah saya tidak dapat digerakkan. Kami langsung membawanya ke klinik swasta dan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa angka gula darahnya 410 mg/dl, dan tekanan darahnya mencapai 210/100, dan di vonis terkena stroke. Ayah sempat menjalani rawat inap selama lima hari di klinik, dan pengobatan alternatif selama empat bulan, tetapi semuanya belum juga membuahkan hasil.

Pada suatu hari, seorang teman menyampaikan bahwa ada produk madu yang dapat membantu proses penyembuhan penyakit. Ayah pun berkeinginan untuk mencobanya, dan pada tanggal 16 Desember 2004, didampingi oleh seorang distributor High Desert, kami mendatangi kantor HD. Ayah pun mengonsumsi paket easy 2, dan melatonin.

Satu minggu kemudian, terlihat adanya perubahan. Ayah sudah tidak lagi mengalami kesulitan tidur, dan kondisi tubuhnya semakin membaik. Pada tanggal 18 Januari 2005, ayah sudah dapat menggerakkan anggota tubuh nya yang lumpuh. Tiga bulan kemudian, gula darahnya sudah mendekati normal yaitu 130 mg/dl dan tekanan darahnya menjadi 170/100 mmhg. Terakhir kali ayah mengadakan pemeriksaan terhadap gula dan tekanan darah di bulan November 2005, keduanya menunjukkan angka yang semakin membaik, tekanan darah menjadi 140/100 mmhg dan gula darah menjadi 92 mg/dl. Terima kasih High Desert yang telah membantu menyembuhkan ayah saya.

.

Alfi Barkah, 58 tahun. Cirebon

Menurut hasil konsultasi dengan dokter, saya menderita beberapa penyakit komplikasi, seperti liver, darah tinggi, asam urat dan diabetes. Saya mengalami kelumpuhan hingga 2 bulan dan menjalani pengobatan rawat jalan serta harus senantiasa mengonsumsi obat-obatan selama 2 tahun.

Salah seorang teman saya, ibu Ratna Istiqomah menawarkan poduk HD dan menganjurkan agar saya berkonsultasi dengan konsultan medis High Desert, yaitu dr. H. Alamsyah. Oleh dr. Alamsyah, saya dianjurkan untuk mengonsumsi Propolis 3×1, Royale Jelly 2×1 dan Pollenergy 520 1×1. Setelah mengkonsumsi selama satu bulan, semua keluhan yang ada di tubuh saya berangsur-angsur hilang. Perut saya tidak lagi terasa keras dan sakit, kepala saya tidak lagi sakit, dan kaki saya juga sudah mulai dapat digerakkan, bahkan kini saya sudah dapat kembali beraktifitas seperti biasa.

Hingga kini saya tetap mengkonsumsi produk-produk HD untuk menjaga kondisi tubuh saya. Terima kasih High Desert atas produknya yang luar biasa.

.

B. Mulyati, 41 tahun. Surabaya

Pada bulan Juni 2004, saya mengalami sakit pada persendian dan badan saya, hingga menderita kesemutan. Saya menjalani pemeriksaan di laboratorium, dan ternyata saya menderita asam urat, kolesterol, dan diabetes. Saya menjalani perawatan rutin di puskesmas selama beberapa waktu, tetapi tidak juga membaik. Keluhan yang saya rasakan malah bertambah, nyeri di dada, sesak nafas dan tensi darah saya pun meningkat.

Pada tanggal 29 April 2005, seorang distributor HD, Ibu B. Istichanah, menawarkan kepada saya produk pelangsing tubuh dari HD, yaitu Trimee I dan Trimee II. Ketika itu, ibu Istichanah melihat bengkak pada kaki saya dan langsung menyarankan agar saya memeriksakan diri ke laboratorium di RSU Jombang. Ternyata hasil SGOT dan SGPT saya tinggi. Saya lalu menceritakan hasil pemeriksaannya kepada ibu Istichanah, dan beliau menyarankan agar saya berkonsultasi kepada dr. Aslichah. Oleh dr. Aslichah, saya dianjurkan untuk mengkonsumsi Bee Propolis dan Clover Honey.

Setelah saya mengkonsumsi produk HD secara rutin, saya kembali memeriksakan diri pada tanggal 16 Mei 2005. Ternyata hasil lab menunjukkan bahwa angka gula, angka SGOT, SGPT, dan kolesterol telah kembali normal. Saya tetap mengonsumsi produk HD sampai saat ini.

>> Lihat testimoni lain dan detail produk <<

Tinggalkan Balasan