Keunggulan Bubuk Cokelat Kakao Dibandingkan Kokoa

Ketika kita menjumpai cokelat, terdapat banyak bentuk dan variasi penyajiannya. Ada yang kotak padat, bubuk, bahkan ada yang berjenis cair yang siap untuk digunakan. Dari berbagai bentuk yang beraneka ragam ini, serta merk yang berbeda-beda tak jarang kita menjumpai label bertuliskan kakao dan kokoa (cacao,cocoa).

Nah, terus apa perbedaan di antara keduanya, dan manakah yang lebih bergizi tinggi ? mari kita simak uraiannya di bawah ini.

Kakao dan Kokoa mungkin terdengar sama, tetapi keduanya unik ketika menyangkut tentang rasa, nutrisi, dan harganya. Jika Anda tidak yakin apakah Anda harus membeli kakao atau kokoa, periksalah penjelasan di bawah ini sehingga Anda bisa mengambil keputusan dengan baik.

Kakao adalah bentuk cokelat paling murni yang bisa Anda konsumsi, yang berarti produk ini masih mentah dan kurang diproses daripada bubuk kokoa atau coklat batangan. Kakao dianggap sebagai sumber antioksidan tertinggi dari semua makanan dan juga sumber magnesium tertinggi dari semua makanan. Kakao telah digunakan di banyak budaya selama bertahun-tahun untuk tujuan kesehatan dan bahkan digunakan sebagai komoditas perdagangan yang tinggi.

Pohon buah kakao yang juga dikenal dengan pohon Theobroma Cacao, menghasilkan buah kakao yang kemudian dibuka buahnya untuk melepaskan biji kakao. Dari sana, biji kakao dapat diolah dengan beberapa cara yang berbeda.

Daging buah kakao adalah bagian paling mayoritas dari buah Kakao dan membentuk bagian lapisan luar yang didalamnya terdapat biji kakao tunggal. Warnanya berwarna putih dan memiliki tekstur seperti manggis namun dengan air yang lebih sedikit.

Daging buah kakao dikeluarkan dari biji selama produksi, dan bagian biji buah yang tersisa digunakan untuk menghasilkan bubuk kakao mentah.

Kakao rajang sejatinya hanyalah biji kakao yang telah dipotong menjadi potongan yang dapat dimakan, sama seperti keping coklat tanpa gula dan lemak tambahan. Kakao rajang mengandung semua serat, lemak, dan nutrisi yang dimiliki biji kakao.

Pasta kakao berasal dari biji kakao yang telah dipanaskan secara perlahan untuk mepertahankan kandungan nutrisi dan kemudian dilebur menjadi seperti lempengan serta dikenal sebagai bentuk dark chocolate yang kurang diproses. Pasta kakao bisa digunakan untuk membuat makanan penutup vegan mentah atau Anda bisa memakannya sebagai makanan ringan.

Bubuk kakao mengandung lebih banyak serat dan kalori dibanding bubuk kokoa karena lebih banyak nutrisi dari keseluruhan kandungan dari biji yang masih utuh. Kakao adalah sumber yang sangat baik dari lemak tak jenuh tunggal, lemak jenuh bebas kolesterol, vitamin, mineral, serat, karbohidrat alami, dan protein yang menjadikannya sebagai sumber nutrisi yang sangat baik.

Sumber: lampukecil.com

Tinggalkan Balasan