Rokok Vape Meledak, Lihat Akibatnya

Menurut laporan, lebih dari 195 rokok elektronik (vape) meledak atau terbakar antara 2009 sampai 2016.

Ini mungkin peringatan bagi orang-orang yang hobi menggunakan pena vape atau rokok elektrik.

Seorang pria Amerika meninggal dunia setelah pena vape yang ada di tangannya meledak. Pena vape itu kemudian mengenai kepalanya sehingga membakar seluruh tubuhnya.

Tallmadge D’Elia, 38 tahun, sedang merokok menggunakan pena vape pada 5 Mei lalu ketika rokok elektrik itu tiba-tiba meledak.

Saat meledak, pena vape itu terlempar hingga mengenai kepalanya. Tak lama kemudian api dari pena vape itu membakar sekujur tubuhnya.

Menurut Tampa Bay Times, tidak hanya tubuh Tallmadge yang terbakar, tapi seluruh rumahnya di St Petersburg, Florida juga ikut dilalap si jago merah.

Namun laporan media itu mengatakan kerusakan parah pada rumahnya terlihat pada kamar tidurnya.

Laporan autopsi dari Pinellas-Pasco menyebutkan, ledakan pena vape menyebabkan rokok elektrik itu terbelah dua dan mengenai tengkoraknya.

Meski meninggal karena terbakar, penyebab kematian Tallmadge dilaporkan sebagai ‘meninggal akibat terkena benda tumpul’.

Laporan autopsi juga menyebutkan, Tallmadge meninggal setelah mengalami luka bakar 80 persen di seluruh tubuhnya. Pihak Pinellas-Pasco melaporkan, kasus kematian Tallmadge sebagai sebuah kecelakaan.

Sebuah laporan oleh US Fire Administration mengatakan lebih dari 195 rokok elektronik meledak atau terbakar antara 2009 sampai 2016.

Meski tidak ada laporan korban jiwa selama periode tersebut, tetapi terdapat 133 korban cedera yang 38 diantaranya mengalami luka parah.

Sumber: Dream.co.id



Tinggalkan Balasan