Sari Tebu Bantu Atasi Gangguan Tidur

Sebuah tim ilmuwan di Tsukuba University, menguji efek octacosanol pada dua kelompok tikus. Satu kelompok diubah kandangnya untuk menimbulkan rasa stres ringan, yang dapat mengganggu siklus tidur si tikus. Kelompok lainnya tetap dalam kondisi normal.

Setengah dari tikus di masing-masing kelompok menerima 200 miligram per kilogram octacosanol yang ditambahkan dalam makanan, sementara separuh lainnya tidak.

Peneliti juga mengukur kadar kortikosteron plasma darah, sebagai indikator stres. Tidak lupa juga memantau aktivitas otak tikus menggunakan electroencephalogram (EEG). Dengan bantuan EEG, para ilmuwan dapat mengetahui berapa banyak waktu yang dihabiskan tikus dalam tidur nyenyak, gerakan mata yang cepat (REM) dan non-REM.

Temuan tersebut mengungkap bahwa octacosanol tidak berpengaruh terhadap tikus normal, tetapi meningkatkan kuantitas dan kualitas tidur pada tikus yang mengalami stres dengan mengurangi kadar kortikosteron pada plasma darah mereka. Dengan kata lain, senyawa octacosanol membantu tikus yang stres dapat tidur lebih nyenyak.

Bagaimana dengan efek samping? Peneliti mengatakan, karena menjadi senyawa alami dan bagian dari bahan makanan, dapat disimpulkan bahwa octacosanol mungkin tidak memiliki efek samping atau reaksi buruk terhadap tubuh manusia.

“Untuk pertama kalinya, kami menunjukkan bahwa octacosanol adalah kompon anti-stres yang ampuh dan berpotensi merangsang untuk tidur,” tulis tim ilmuwan tersebut dalam laporan hasil penelitian yang diterbitkan jurnal Nature.

Karena ia adalah kompon natural dan merupakan bagian alami dari makanan, lanjut mereka, octacosanol memiliki kelebihan dari obat sintetis dan bisa diasumsikan tidak memiliki efek samping atau memicu reaksi berbahaya pada tubuh manusia.

“Oleh karena itu, kami amat menyarankan agar octacosanol digunakan sebagai bagian terapi untuk insomnia yang dipicu oleh stress,” tambah mereka.

Akan tetapi, tim ilmuwan itu juga sadar bahwa studi klinis mesti dilakukan untuk memastikan efek obat tersebut bagi manusia dalam potensi memitigasi stres dan merangsang tidur.

“Studi pada masa datang akan termasuk mengidentifikasi area pada otak yang menjadi target octacosanol, permeabilitas BBB (Blood-brain Barrier), dan bagaimana mekanisme octacosanol dalam mengurangi stres,” kata Mahesh K. Kaushik, pemimpin tim peneliti tersebut, kepada ScienceDaily.

Referensi:

https://www.sciencedaily.com/releases/2017/09/170905111357.htm

https://beritagar.id/artikel/sains-tekno/sari-tebu-bantu-atasi-gangguan-tidur

PS: Mau ngga turun BB 4-10kg dalam sebulan tanpa obat diet, tanpa hitung kalori, tanpa ketosis, tanpa olahraga berat dan tetap bisa konsumsi karbohidrat, lemak, garam dan juga gula? 

Praktekkan aja Diet Goodway!

Penasaran pengen tahu tentang Diet Goodway, silahkan Anda klik DI SINI.

Tinggalkan Balasan